Bukalapak Yang Gagal Paham
Ceo bukalapak sepertinya mau ikutan berpolitik, itu terlihat
dari cuitannya yang senada dengan barisan para kubu oposisi, atau jangan-jangan
memang ada link atau afiliasi dengan kubu oposisi?. Harusnya Zaky bikin partai
lapak aja. Partai yang penuh dengan data-data lama yang mau digoreng-goreng,
sehingga sekalian masuk ke koalisi hoax.
Data tahun 2012 pun dijadikan sebagai cuitan untuk bicara
omong kosong. Sehingga netizen akhirnya mempertanyakan kualitas Ahmad Zaky
sebagai CEO Startup yang sudah di endorse oleh Pak Jokowi.
Masa sih, cuitan CEO seperti itu? Kalah sama seorang
Programmer seperti Bang Hery Binduni. Dalam Statusnya Bang Hery menulis
“Industri 4.0 ngga direct related ke APBN. Tugas negara itu regulasi,
mempermudah masuknya investor sembari melindungi usaha lokal. Soal pembiayaan,
tentunya dr investor, bukan APBN. Knp malah yg salah Jokowi. Tweet zaki ini
bukan hanya ngga grateful tapi juga kurang cerdas” Majlekb. Mantul Benar.
Sepertinya kalau bukalapak mau dijual, mungkin jual murah
saja, kayak rombengan, dan biar nanti orang ahli seperti Bang Hery yang jadi
CEO-nya. Hehehe.Kira-kira sudah berapa banyak yang melakukan uninstal
bukalapak saat ini?, tapi dari wara-wiri beberapa akun teman-teman serta di
WAG, ternyata sudah banyak juga. Kita tunggu saja bagaimana perkembangan
selanjutnya. Apakah bukalapak baik-baik saja dengan omong kosongnya atau makin
pening? Apakah Ahmad Zaky lagi-lagi melakukan eksperimen konyol?
Dalam dunia industri digital ini, kebangkrutan itu bisa
terjadi tidak memakan waktu yang lama. Jadi kalau memang benar-benar sudah
banyak yang pindah lapak dan #UninstallBukalapak . Maka bisa saja tidak lama
lagi, bukalapak hanya tinggal sejarah.Tapi mungkin Ahmad Zaky santai aja, coba lihat fotonya di
Twitter, masih senyum-senyum saja.Tapi ternyata, serangan pendukung Jokowi
bagai tsunami, hampir semua yang uninstall bukalapak dicapture dan dishare ke
sosial media, jadi ini bakal menjadi ketar-ketir. Dan para investor sudah resah
nampaknya. Hanya karena kelakuan seorang Ahmad Zaky yang kurang gratefull bisa
blunder dan mengkhawatirkan.
Minta maaf? Mungkin para pendukung Jokowi menerima maafnya,
tapi kayaknya sih, urusan uninstall dan permainan boikot tetap berjalan, dan
kita tunggu saja bagaimana perkembangan selanjutnya.Kesalahan Zaky dalam cuitannya menyebut presiden baru, dari
sini terlihat bagaimana tidak netralnya dia, padahal kalau mau mendukung salah
satu capres, kan tinggal meletakkan jabatan CEO Bukalapak dan masuk partai atau
jadi relawan Kubu Prabohong. Gampang kan?
Dan ternyata, kalau memang benar berita dari tempo ini, yang
terjadi beberapa tahun yang lalu, dimana mantan petinggi PKS terlibat kasus
korupsi sapi, dan KPK menyita sejumlah rumah, dan ada rumah atas nama Ahmad
Zaky, apakah benar Zaky ini punya afiliasi dengan PKS?.ini beritanya
hasil pencarian netizen yang cerdas.
Apa yang telah dilakukan Zaky, terlepas dia mencoba
bereksperimen atau apalah namanya, setidaknya setelah diendorse oleh Pak
Jokowi, kini jadi blunder, bahkan dia diibaratkan seperti malingkundang atau
anak durhaka pada orang tuanya yang kena kutukan. Maka
apakah cuitan Ahmad Zaky ini berbuntut pada kena kutukan? Mungkin saja
kutukannya jadi bangkrut, dan kedepannya dia sulit menjalankan usaha lagi,
karena sudah terdeteksi sebagai kamfret yang tidak mau negeri ini jadi maju dan
membanggakan.
Sumber : seword

0 Response to "Bukalapak Yang Gagal Paham"
Post a Comment